fbpx
Sunday, June 26, 2022

If you visit our website outside our country, please use the translate button in the top menu

Tata Cara Sholat Hajat Dan Doanya, Manfaat Serta Keistimewaanya

Tata Cara Sholat Hajat Dan Doanya, Manfaat Serta Keistimewaanya
Tata Cara Sholat Hajat Dan Doanya, Manfaat Serta Keistimewaanya 3

Selainnya ibadah wajib sholat 5 waktu, kaum muslim disarankan untuk melakukan ibadah sholat sunnah. Satu diantaranya ialah sholat hajat. Pemahaman shalat hajat ialah ibadah sholat sunnah yang sudah dilakukan saat seorang mempunyai satu kemauan atau hajat. Berdasar buku Tutorial Shalat Sunah Lengkap oleh KH. Muhammad Sholikhin (2013: hlm 137), Shalat Hajat mempunyai tujuan agar apa yang menjadi hajat seseorang, yakni hajat yang bagus dan tidak berlawanan dengan syariat, memperoleh ridha Allah SWT.

Advertisements

Rasulullah SAW bersabda
“Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian sholat dua rakaat (Sholat Hajat) dan sempurna rakaatnya, maka Allah akan beri apa yang ia pinta cepat atau lambat.” (HR Ahmad).
Penerapan Sholat Hajat sebaiknya dilaksanakan sekitar 2 sampai 12 rakaat. Tiap 2 rakaat harus dibarengi dengan salam. Waktu terbaik untuk kerjakan Sholat Hajat ialah pada saat malam hari, khususnya di sepertiga sisi paling akhir malam.

Manfaat Sholat Hajat

Manfaat sholat hajat dapat membantu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melalui manfaat shalat, niat yang akan dilakukan akan mendapat perlindungan dari Allah SWT. Manfaat shalat bisa menjadi jalan ketika menghadapi kesulitan.

Keistimewaan Sholat Hajat

  1. Mempercepat jawaban doa

Keistimewaan shalat hajat yang bisa diperoleh adalah mempercepat terkabulnya shalat. Oleh karena itu, sebagai umat Islam, sangat dianjurkan untuk menunaikan shalat Hajat jika memiliki keinginan atau minat yang ingin dicapai.

Dengan begitu, segala keinginan (wants) akan segera terkabul. Mulai dari rezeki, pendidikan, karir, jodoh, hingga berbagai masalah yang sedang dihadapi.

Advertisements

Seperti yang dikatakan hadits tentang keutamaan shalat berikut.

Barangsiapa yang mempunyai kebutuhan (hajat) kepada Allah SWT atau salah seorang manusia dari anak-cucu adam, maka wudhulah dengan sebaik-baik wudhu. Kemudian shalat dua rakaat (salat hajat), lalu memuji kepada Allah, mengucapkan salawat kepada Nabi SAW Setelah itu, mengucapkan ‘Laa illah illallohul haliimul kariimu, subhaanallohi robbil ‘arsyil ‘azhiim…'” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).

  1. Menghindari masalah dan kesusahan
    Ketika mengalami kesulitan, umat Islam juga sangat dianjurkan untuk menunaikan shalat tahajud dan memohon pertolongan kepada Allah SWT agar kesulitan tersebut dapat dimudahkan. Seperti yang kita ketahui bahwa Allah SWT akan selalu memberikan pertolongan bagi hamba-hamba-Nya yang ingin berdoa dan memohon dengan tulus kepada-Nya.
See also  40+ Kata-kata Mutiara Islami Penyejuk Hati dan Inspiratif

Tidak hanya di saat kesusahan, Allah SWT juga akan selalu melindungi hamba-hamba-Nya dari mara bahaya bagi orang yang berdoa dan meminta pertolongan.

Tata Cara Sholat Hajat Dan Doanya, Manfaat Serta Keistimewaanya
Tata Cara Sholat Hajat Dan Doanya, Manfaat Serta Keistimewaanya 4
  1. Ditinggikan derajatnya dan diampuni segala dosanya
    Bukan hanya urusan duniawi. Melaksanakan shalat hajat juga memiliki keistimewaan untuk akhirat.

Umat ​​Islam yang melaksanakan shalat dengan rendah hati dan khusyuk akan diangkat derajatnya dan diampuni segala dosanya. Apalagi jika doa itu disertai dengan permohonan maaf yang tulus.

  1. Mendapat pahala dari Allah SWT
    Selain ditinggikan derajatnya dan diampuni segala dosanya, shalat juga bisa menjadikan kita mendapatkan pahala dari Allah SWT. Meski tidak wajib melakukannya, namun shalat hajat bisa menjanjikan banyak pahala bagi yang melaksanakannya.
  2. Mendekatkan diri kepada Allah SWT
    Sama seperti doa lainnya, doa niat juga merupakan salah satu bentuk upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sebab, ketika ada masalah atau keinginan, berserah diri kepada Allah SWT merupakan upaya yang bisa dilakukan bagi umat Islam.

Allah SWT akan selalu memberikan pertolongan bagi hamba-hamba-Nya yang menunaikan shalat dan berdo’a kepada-Nya.

Advertisements
  1. Bertemu dan menemani Rasulullah SAW di surga
    Umat ​​Islam yang menunaikan salat dapat bertemu dan menemani Nabi Muhammad di surga. Hal ini tentu menjadi dambaan sebagian besar umat Islam.

Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan memperbanyak jumlah shalat. Jika shalat selalu terjaga, maka akan semakin besar kesempatan untuk bertemu dan berkumpul bersama Nabi Muhammad SAW di surga.

  1. Dicintai oleh Allah SWT
    Keistimewaan terakhir yang bisa didapatkan saat menunaikan shalat hajat adalah dicintai oleh Allah SWT. Apalagi jika umat Islam selalu taat dalam menjalankan ibadah wajib dan ibadah sunnah lainnya.
See also  40+ Kata-kata Mutiara Islami Penyejuk Hati dan Inspiratif

Allah SWT akan selalu mencintai umat-Nya sebagaimana tercantum dalam hadits berikut.

Barang siapa memusuhi wali-Ku, sungguh Aku mengumumkan orang kepadanya. Tidaklah hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai daripada hal-hal yang Aku wajibkan kepadanya. Hamba-Ku tidak henti-hentinya mendekat kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunah hingga Aku mencintainya.” (HR Bukhari)

Itulah 7 Keistimewaan Sholat Hajat yang bisa didapatkan bagi umat Islam yang melaksanakannya. Jangan pernah tinggalkan sholat wajib dan sunnah, Bu, jika ingin semua keinginanmu terkabul dan dicintai oleh Allah SWT

Tata Cara Sholat Hajat Dan Doanya

  1. Niat Doa Keinginan

Niat dalam doa keinginan juga diungkapkan dalam hati seperti pada umumnya. Karena yang terpenting niat hanya karena Allah dengan hati yang ikhlas dan juga mengharap keridhaan-Nya. Dan berikut lafadzh niat doa keinginan :

Ushollii sunnatal haajati rok’aataini lillahi ta’ala.

Advertisements

Artinya, saya niat shalat sunnah hajat dua rakaat karena Allah Ta’ala

  1. Baca Doa Iftitah dan Al-Fatihah

Urutan kedua dalam tata cara sholat syahwat adalah membaca doa iftitah setelah takbiratul ikhram. Berikut adalah suara doa iftitah:

Allahu Akbaru kabiiraw-walhamdu lillaahi katsiiran, wa subhaanallaahi bukrataw-wa’ashiila. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas-samaawaati wal ardha haniifam-muslimaw-wamaa anaa minal musyrikiina. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi Rabbil ‘aalamiina. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.

Advertisements

Setelah membaca doa iftitah, dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah.

  1. Baca Surat Pendek

Membaca surat pendek bisa dilakukan dengan membaca surat yang biasa dibaca sambil berdoa. Namun, dalam tata cara shalat syahwat ini, ada baiknya membaca Surat Al-Ikhlas pada rakaat pertama atau Surat Al-Karifuun sebanyak 3 kali. Sedangkan untuk rakaat kedua, Anda bisa membaca ayat Kursi.

  1. Membungkuk dengan Tuma’ninah
  2. Iqtidal dengan Tuma’ninah
  3. Sujud dengan Bacaan Tuma’ninah
  4. Duduk Di Antara Dua Sujud dengan Tuma’ninah
  5. Sujud Kedua dengan Tuma’ninah
  6. Melakukan Rakaat Kedua
See also  40+ Kata-kata Mutiara Islami Penyejuk Hati dan Inspiratif

Dalam melakukan rakaat kedua, tata cara shalat syahwat sama dengan rakaat pertama. Namun, pada rakaat kedua, surat pendek yang harus dibaca adalah Ayat Kursi. Meskipun saya bisa membaca surat-surat lain.

  1. Salam

Setelah rakaat kedua selesai, Anda bisa mengakhirinya dengan salam. Tapi, jika ingin melanjutkan salat syahwat, Anda bisa berdiri kembali setelah memberi salam.

Setelah melakukan doa harapan, juga dianjurkan untuk membaca doa-doa dalam doa harapan. Lebih baik lagi, ketika sujud dengan niat tadzallul setelah salam. Hal ini dimaksudkan untuk merendahkan diri kepada Allah Ta’ala.

Dan ketika sujud ini selesai dapat dibaca:

Subhahanallah walhamdulillah walaailaaha illallah waallahu akbar walaa haula wa quwwata illaa billahil ‘aliiyil ‘adzim, sebanyak 10 kali.

Advertisements

Setelahnya kamu membaca, Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad wa ‘alaa ali sayyidina Muhammad. sebanyak 10 kali juga.

Terakhir, membaca doa keselamatan dunia dan akhirat, Rabbanaa aatinaa fidunyaa hasanah wa fil’akhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban nar.

Adapun tata cara shalat setelah shalat hajat, yaitu:

  1. Tawassul dengan membaca surat Al-Fatihah kepada Nabi dan keluarganya, para sahabat, ulama, guru, orang tua dan seluruh umat Islam.
  2. Setelah membaca Al-Fatihah lanjutkan membaca surat Al-Falaq, An-Naas dan Ayat Kursi dimana masing-masing sebanyak 3 kali.
  3. Dilanjutkan dengan pembacaan doa syahwat.
    Laa ilaha illallohul haliimul kariimu subhaanallohi robbil ‘arsyil ‘azhiim. Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin. As `aluka muujibaari rohmatika wa ‘azaaima maghfirotika wal ghoniimata ming kulli birri wassalaamata ming kulli itsmin laa tada’ lii dzamban illa ghofartahu walaa hamman illaa farojtahu walaa haajatan hiya laka ridhon illa qodhoitahaa yaa arhamar roohimiin.
  4. Setelah membaca doa di atas, Anda dapat menyampaikan semua keinginan dan Tujuan Anda dalam bahasa masing-masing. Karena doa yang baik adalah doa yang dapat dipahami maknanya.
Advertisements
spot_img

Reviews

Related Articles