fbpx
Tuesday, May 24, 2022

Seputar Tentang Anemia Defisiensi Vitamin B12 Dan Asam Folat

Seputar Tentang Anemia Defisiensi Vitamin B12 Dan Asam Folat
Seputar Tentang Anemia Defisiensi Vitamin B12 Dan Asam Folat 2

Apa Itu Anemia Defisiensi Vitamin B12 Dan Asam Folat?

Anemia defisiensi vitamin B12 dan asam folat adalah suatu kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat karena kekurangan vitamin B12 dan asam folat. Kondisi ini menyebabkan gejala umum anemia tetapi bisa juga disertai gejala lain yang disebabkan oleh kekurangan kedua vitamin tersebut.

Vitamin B12 dan folat (vitamin B9) memiliki banyak fungsi penting bagi tubuh. Salah satu fungsinya adalah produksi dan pembentukan sel darah merah yang berperan dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Dengan anemia defisiensi vitamin B12 dan folat, tubuh kekurangan kedua vitamin ini, sehingga pembentukan sel darah merah terganggu. Akibatnya, sel darah merah tumbuh tidak normal hingga ukuran yang sangat besar. Kondisi ini juga dikenal sebagai anemia megaloblastik.

Meski besar, sel darah merah abnormal tidak bisa membawa oksigen secara optimal. Tanpa suplai sel darah merah yang kaya oksigen, organ dan jaringan tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Apa Saja Gejala Anemia Defisiensi B12 Dan Asam Folat?

Berbagai bentuk anemia menyebabkan gejala khas.

Gejala umum yang terjadi ketika tubuh menderita anemia defisiensi vitamin B12 dan asam folat antara lain:

  • Kelelahan (kelelahan),
  • Kekurangan energi,
  • Sesak napas
  • Pusing,
  • Kulit pucat atau kekuningan,
  • Aritmia jantung,
  • Kehilangan selera makan,
  • Penurunan berat badan dan
  • Telinga berdenging (tinnitus).

Anemia yang berhubungan dengan kekurangan vitamin B12 atau asam folat dapat menyebabkan berbagai gejala, yang awalnya mungkin ringan atau tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Namun, gejala ini bisa bertambah parah jika tidak segera diobati.

Advertisements

Gejala Kekurangan Vitamin B12

Jika Anda menderita anemia yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B12, Anda mungkin mengalami gejala lain selain gejala yang tercantum di atas, seperti:

  • Menguning dan kulit pucat,
  • Lidah sakit dan merah (glossitis),
  • Seriawan,
  • Menggelenyar,
  • Perubahan dalam cara Anda berjalan dan bergerak,
  • Penglihatan kabur,
  • Mudah marah
  • Depresi,
  • Perubahan dalam cara Anda berpikir, merasa dan berperilaku, juga
  • Penurunan kemampuan kognitif seperti memori dan pemahaman (demensia).
  • Gejala di atas bisa terjadi jika Anda mengalami kekurangan vitamin B12 dalam jangka waktu yang lama.
See also  Waspada Penyakit Tetanus - Gejala, Penyebab dan Cara Mengobatinya

Faktor risiko anemia defisiensi vitamin B12 dan folat

Beberapa faktor risiko anemia defisiensi vitamin B12 dan folat adalah:

  • Faktor keturunan
  • Sebagian atau seluruh lambung atau usus telah diangkat
  • Diet vegetarian ketat
  • Senior
  • Apakah Anda memiliki kondisi medis yang memengaruhi penyerapan nutrisi di usus, seperti penyakit Crohn, HIV, atau beberapa infeksi
  • Anda memiliki bakteri jahat tertentu di usus Anda
  • Mengambil beberapa obat, seperti antibiotik dan antiepilepsi
  • Terinfeksi cacing pita
  • Hamil
  • Sakit kanker
  • Memiliki kelainan darah, seperti anemia sel sabit, kelainan darah bawaan yang menyebabkan sel darah merah berkembang tidak normal
  • melawan infeksi atau kondisi medis yang menyebabkan peradangan (kemerahan dan pembengkakan)

Pengobatan dan Pencegahan Anemia Defisiensi Vitamin B12 dan Folat

Anemia defisiensi vitamin B12 dan folat umumnya dapat diobati. Pengobatan bertujuan agar kadar vitamin B12 dan folat kembali normal dalam tubuh, termasuk dengan memperbanyak asupan makanan yang mengandung kedua vitamin tersebut.

Anemia defisiensi vitamin B12 dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan yang kaya vitamin B12 dan asam folat, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
Komplikasi anemia, apa pun penyebabnya, dapat menyebabkan masalah pada jantung dan paru-paru karena organ vital ini berjuang lebih keras.

Komplikasi Anemia Defisiensi Vitamin B12 Dan Asam Folat

Sementara itu, anemia defisiensi B12 dan asam folat juga dapat menyebabkan komplikasi berikut jika tidak ditangani dengan baik.

Masalah saraf

Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan masalah pada sistem saraf (neurologis), seperti:

  • Gangguan penglihatan,
  • Hilang ingatan,
  • Kesemutan (paraestesia),
  • Kehilangan koordinasi fisik (ataksia) yang menyebabkan kesulitan berbicara atau berjalan
  • Kerusakan pada bagian sistem saraf tepi (peripheral neuropathy), terutama pada kaki.
  • Jika masalah neurologis terus memburuk, gangguan tersebut mungkin tidak dapat diobati.
See also  Tips Menurunkan Berat Badan, Paling Jos

Masalah kesuburan

Dalam beberapa kasus, anemia defisiensi vitamin B12 dan asam folat dapat menyebabkan infertilitas sementara.

Kondisi ini biasanya membaik dengan pengobatan yang tepat.

Kanker perut

Anemia pernisiosa, yang terjadi ketika sistem kekebalan menyerang sel-sel sehat di perut, dapat menyebabkan komplikasi serius seperti kanker saluran pencernaan.

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa kekurangan folat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, seperti: B. kanker usus besar, bisa meningkat.

Cacat tabung saraf

Wanita hamil dengan anemia defisiensi vitamin B12 atau asam folat berisiko melahirkan bayi dengan cacat lahir yang dikenal sebagai cacat tabung saraf.

Tabung saraf adalah saluran sempit yang membentuk otak dan sumsum tulang belakang dan bila rusak dapat menyebabkan masalah berikut.

Spina bifida adalah ketika tulang belakang bayi tidak berkembang dengan baik.
Anencephaly adalah bayi yang lahir tanpa otak atau tengkorak.
Ensefalokel adalah kantong kulit yang berisi bagian otak yang didorong keluar melalui lubang di tengkorak (jilatan kepala).

Penyakit kardiovaskular

Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan folat dalam tubuh dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular (CVD).

CVD adalah istilah umum yang menggambarkan penyakit jantung atau pembuluh darah seperti penyakit arteri koroner (CAD).

Gangguan Persalinan

Kekurangan asam folat selama kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah.

Risiko solusio plasenta juga dapat meningkat.

Reviews

Related Articles