fbpx
Sunday, June 26, 2022

If you visit our website outside our country, please use the translate button in the top menu

Perlengkapan Bayi yang Harus ‘Standby’ Sebelum Melahirkan – Jangan Panik Ke Rumah Sakit

Perlengkapan Bayi yang Harus ‘Standby’ Sebelum Melahirkan – Jangan Panik Ke Rumah Sakit
Perlengkapan Bayi yang Harus 'Standby' Sebelum Melahirkan - Jangan Panik Ke Rumah Sakit 4

Perlengkapan Bayi yang Harus ‘Standby’ Sebelum Melahirkan – Saat usia kandungan sudah mencapai 5 hingga 6 bulan, yang penting dilakukan adalah membeli perlengkapan bayi.

Advertisements

Barang-barang perawatan bayi adalah salah satu barang yang paling menyenangkan untuk dibeli karena ada begitu banyak pilihan di pasaran. Tapi, jangan buang-buang uang dengan membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan, malah daftarkan barang-barang yang memang perlu saja agar tidak salah pilih nantinya.

Penting juga bagi Bunda untuk mempersiapkan barang-barang yang perlu dibawa ke rumah sakit agar tidak mengalami ‘serangan panik’ nantinya. Maklum, kita tidak yakin dan tidak tahu kapan kelahiran akan berlangsung. Oleh karena itu, ada baiknya jika Bunda atau Suami mempersiapkan peralatan sebelum pergi ke rumah sakit.

Berikut daftar Perlengkapan Bayi yang Bunda perlukan untuk siaga!

Perlengkapan Bayi yang Harus 'Standby' Sebelum Melahirkan - Jangan Panik Ke Rumah Sakit
Perlengkapan Bayi yang Harus 'Standby' Sebelum Melahirkan - Jangan Panik Ke Rumah Sakit 5

Barang-barang yang dibutuhkan Untuk Perlengkapan Bayi :

Popok Sekali Pakai

Popok sekali pakai memiliki banyak variasi di pasaran. Tapi, pastikan Bunda memilih popok yang tepat untuk bayi yang baru lahir. Hal ini dikarenakan, kulit bayi yang baru lahir cukup sensitif, oleh karena itu pemilihan popok sekali pakai yang lembut sangat penting.

Advertisements

Tisu Basah

Begitu berada di rumah sakit, ada banyak hal yang bisa Bunda pelajari mulai dari para perawat di sana. Perhatikan cara mereka membersihkan bagian sensitif tubuh bayi dan setelah itu, Bunda bisa mencoba melakukannya sendiri. Karena itu, pastikan Bunda membawa tisu basah ke rumah sakit. Ini karena, setelah melahirkan, cukup sulit bagi Bunda untuk terlalu sering bolak balik ke toilet untuk membasahi handuk bukan? Jadi, tisu basah adalah salah satu cara mudah untuk memastikan bayi selalu bersih.

Pakaian Bayi

Mungkin ada sebagian dari kita yang beranggapan bahwa baju bayi tidak perlu dibawa karena kita berfikir pihak rumah sakit yang akan menyediakan. Kita tidak tahu berapa lama kita berada di rumah sakit. Maka perlu siapkan beberapa pasang baju bayi yang sesuai dengan suhu dan kondisi ruangan.

Kain Selimut

Selimut atau sprei adalah barang yang perlu dimasukkan dalam daftar ‘siaga’Bunda. Bayi lebih suka merasa dirinya terus-menerus dipeluk, sehingga penggunaan selimut adalah langkah yang tepat. Rumah sakit memang menyediakan tempat tidur dan selimut, tetapi tidak ada salahnya jika menyiapkan selimut sendiri kan Bun?

See also  Kenapa Ibu Hamil Mudah Kena Anemia dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Sarung Tangan dan Kaus Kaki

Sarung tangan dan kaos kaki sangat dibutuhkan oleh bayi jika suhu ruangan di rumah sakit dingin. Sarung tangan juga harus dipakai oleh bayi karena takut akan menggaruk wajah dan meninggalkan bekas akibat kuku yang panjang.

Sabun Mandi dan Lotion

Bunda bisa menyiapkan di tas ‘siaga’ sabun mandi dan lotion sesuai keinginan Bunda sendiri. Tapi, jangan sampai salah pilih ya bun. Pastikan Bunda memilih sabun mandi dan losion yang sesuai dengan kulit bayi yang sensitif.

Advertisements

Gunting Kuku

Bayi yang baru lahir mungkin memiliki kuku yang cukup panjang. Jadi, Bunda perlu menyiapkan gunting kuku di tas ‘siaga’. Anda juga dapat meminta bantuan perawat di rumah sakit untuk memotong kuku bayi untuk pertama kalinya, jika Bunda merasa masih takut melakukannya.

Buat ibu yang melahirkan sediakan:

Pakaian Ibu

Buat Bunda juga membutuhkan pakaian yang nyaman untuk dipakai saat sebelum melahirkan dan setelah melahirkan. Bunda pasti bosan memakai baju rumah sakit, kan? Oleh karena itu, pemilihan pakaian yang nyaman dan mudah di lepas sangatlah penting. Selain itu, baju yang mudah dibuka di bagian depan juga harus dibawa karena nanti akan menyusui.

Sediakan Handuk

Saat Bunda melahirkan secara normal atau melalui ‘operasi caesar’, Bunda akan mengalami pendarahan jadi sediakan handuk ya Bun.

Cara Memandikan Bayi dengan Benar

Perlengkapan Bayi yang Harus 'Standby' Sebelum Melahirkan - Jangan Panik Ke Rumah Sakit
Perlengkapan Bayi yang Harus 'Standby' Sebelum Melahirkan - Jangan Panik Ke Rumah Sakit 6

Meskipun memandikan bayi terdengar tidak terlalu rumit, faktanya memandikan bayi merupakan tantangan besar bagi ‘ibu pertama kali’. Yang tidak demikian, mereka tentu kikuk dengan kondisi bayi yang masih kecil dan ‘rapuh’. Belum lagi melakukannya dengan luka bersalin yang masih sakit.

Untuk yang beruntung, beberapa membantu mengelola bayi sedini minggu-minggu pertama kelahiran. Namun, kita masih harus melakukannya sendiri nanti.

Advertisements
See also  Cara Mendidik Anak Yang Tepat, Bunda Sudah Coba ?

Nah, yuk simak persiapan dan cara memandikan bayi dengan aman berikut ini:

Persiapan Sebelum Mandi

  • Perlengkapan mandi – termasuk semua barang dan peralatan yang dibutuhkan untuk mandi seperti baskom/bak mandi kecil, sabun bayi, spons atau kain lembut,
  • Baju Bayi – Baju bayi setelah mandi antara lain handuk, popok, krim, bedak, cotton buds, dan lain sebagainya. Biasanya kasur karet akan dibentangkan bersama dengan semua peralatan ini.

Pastikan Kamar Mandi yang Aman

  • Pastikan Bunda mendapatkan ruang yang luas, nyaman dan aman untuk Bunda dan buah hati. Untuk ibu yang belum bisa duduk dengan nyaman di bangku, mandikan bayi dalam posisi berdiri seperti di wastafel dapur atau di atas meja.
  • Lapisi bantalan karet untuk mencegah Anda terpeleset saat menopang bayi.
  • Jauhkan benda lain seperti ember dan gayung dari tempat yang tidak digunakan. Beresiko karena mengganggu kenyamanan ruang Anda.
  • Jika perlu, letakkan tempat sampah atau ember di dekatnya untuk meletakkan popok bayi yang kotor. Hal ini akan menghindarkan Anda dari kebingungan saat proses melepas popok bayi.

Cek Kedalaman Air Mandi

Untuk kedalaman air yang disarankan untuk bayi berbaring dengan bahu terendam itu sekitar 10 cm untuk bayi berusia kurang dari 6 bulan.
Untuk bayi 6 bulan ke atas, pastikan kedalaman air tidak melebihi tingkat pinggang bayi dalam posisi duduk.

Cek Suhu Air

Mandikan bayi dengan air hangat – tidak terlalu dingin atau terlalu panas atau suam-suam kuku. Suhu yang pas adalah sekitar 37 derajat
Untuk mengeceknya celupkan siku Bunda untuk merasakan kehangatan air.

Advertisements

Saat Mandikan Bayi

Periksa Popok

Jika popok bayi penuh dengan urin atau feses, pastikan punggung bayi dibersihkan terlebih dahulu. Tutupi tubuhnya dengan handuk terlebih dahulu agar bayi tidak kedinginan. Hal ini untuk memudahkan Bunda dalam mengambil waktu dan posisi yang nyaman saat membersihkan wajah dan kepala bayi.

Selalu Berhati-hati

Gunakan satu tangan untuk menopang leher dan kepalanya, sedangkan tangan lainnya digunakan untuk membersihkan anggota badan bayi.
Setelah membersihkan wajah dan kepala bayi, lanjutkan dengan menggosok lembut dari anggota badan pada tubuh bagian atas ke bawah dan dari depan ke belakang.

See also  7 Tips Berbicara Dengan Anak Bunda, Cara yang Benar!

Gunakan Sabun yang Sesuai

  • Ratakan airnya dan gunakan sabun yang sesuai. Pastikan setiap celah juga dibersihkan.
  • Untuk bayi baru lahir yang sensitif, cukup dengan meratakan air bersih tanpa harus menggunakan sabun.

Setelah Mandi

Keringkan dengan Handuk

  • Tidak perlu menggosokkan handuk ke kulit bayi yang masih halus. Sebagai gantinya, cukup tepuk-tepuk handuk dengan lembut di tubuh bayi.
  • Baringkan bayi di atas kasur karpet sebagai persiapan jika bayi buang air kecil sebelum bayi memakai popok.
  • Gunakan handuk yang lembut, bersih, dan lembut untuk mengeringkan mata, wajah, leher, dan ujung jari.

Bersihkan Tali Pusar

  • Tali pusar harus dibersihkan dan dikeringkan setiap hari untuk mencegah infeksi bakteri.
  • Gunakan antiseptik yang disediakan oleh rumah sakit atau cukup gunakan air bersih.

Manjakan Bayi

  • Luangkan waktu untuk memijat bayi sebelum mengenakan pakaian.
  • Kebanyakan bayi sangat menyukai pijat. Selain menumbuhkan kehangatan, pijatan juga bisa memberikan ketenangan pada bayi.
  • Gunakan baby oil seperti minyak telon atau losion pelembab yang cocok untuk memijat.
  • Seringkali bayi dipijat dengan lembut di perut dan telapak kaki. Ada berbagai teknik pijat bayi yang bisa dipelajari.

TIPS PENTING

  • Jika masih belum berani memandikan bayi di bak mandi, gunakan spons atau kain lembut untuk mengelap tubuh bayi hingga bersih.
  • Bayi yang baru lahir tidak boleh dimandikan terlalu lama. Cukup 3 sampai 5 menit saja.
  • Sebaiknya bayi dimandikan dua kali sehari.
  • Buatlah rutinitas untuk memandikan bayi pada waktu yang hampir sama setiap hari. Ini dapat memberi sinyal pada bayi untuk mengetahui kapan harus tidur setelah ini.
  • Peringatan! Jangan tinggalkan bayi sendirian di bak mandi. Untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan
  • Meski awalnya ragu, Bunda pasti bisa melakukannya setelah beberapa kali mencoba. Yang penting, utamakan tindakan keselamatan ya!
Advertisements
spot_img

Reviews

Related Articles