fbpx
Sunday, June 26, 2022

If you visit our website outside our country, please use the translate button in the top menu

Penyebab Kulit Wajah Jerawatan, Salah Satunya Akibat Kebiasaan Buruk

Penyebab Kulit Wajah Jerawatan, Salah Satunya Akibat Kebiasaan Buruk
Penyebab Kulit Wajah Jerawatan, Salah Satunya Akibat Kebiasaan Buruk 2

Penyebab Kulit Wajah Jerawatan – Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang sangat menjengkelkan dan dapat merusak penampilan. Oleh karena itu, perlu diketahui penyebab jerawat agar terhindar darinya dan memiliki keinginan untuk memiliki kulit yang sehat. Kebanyakan orang pernah mengalami jerawat baik di wajah mereka atau di bagian lain dari tubuh mereka. Meski terkadang muncul tiba-tiba, jerawat seringkali bisa hilang dengan sendirinya. Namun, ada juga beberapa kasus kulit berjerawat yang serius dan memerlukan perhatian medis yang tepat. Sebelum menggunakan pengobatan jerawat yang tepat, pastikan Cavaners memahami penyebab jerawat dan berbagai faktor risiko di baliknya.

Advertisements

Penyebab Utama Jerawat?

Jerawat disebabkan oleh pori-pori atau folikel rambut yang tersumbat karena produksi minyak atau sebum yang berlebihan.

Kulit manusia memiliki kelenjar sebaceous (kelenjar sebaceous) yang menghasilkan minyak alami, atau sebum, untuk menjaga kelembapan kulit. Namun, ketika sebum berlebih diproduksi, itu bisa menyumbat pori-pori. Apalagi dikombinasikan dengan penumpukan sel kulit mati. Akibatnya, bakteri penyebab jerawat Propionibacterium acnes berkembang biak dan melepaskan enzim yang dapat memecah sebum dan menyebabkan peradangan. Kondisi inilah yang akhirnya menjadi penyebab timbulnya jerawat.

Ketika folikel rambut atau pori-pori tersumbat dekat dengan permukaan kulit, mereka menonjol keluar dan membentuk komedo.

Sedangkan jika folikel rambut atau pori-pori yang tersumbat benar-benar terbuka, maka akan terbentuk komedo (blackheads). Ketika dinding folikel rambut atau pori-pori kulit pecah dan terbuka, pustula, atau papula, terbentuk. Kedua jenis jerawat tersebut mengandung cairan berwarna kekuningan dan cukup parah. Jerawat biasanya terjadi saat remaja memasuki masa pubertas antara usia 12 dan 14 tahun. Meskipun jerawat dapat hilang dengan sendirinya pada usia 20 tahun, beberapa orang mengalami jerawat di usia dewasa. Selain wajah, penyebab jerawat juga bisa muncul di leher, dada, punggung, bahu, bahu, dan kulit kepala.

Advertisements
See also  Wajib Tau! Ini Jenis Makanan Penyebab Jerawat

Faktor Lain Penyebab Jerawat?

Jerawat bisa disebabkan oleh produksi minyak atau sebum yang berlebihan disertai dengan penumpukan sel kulit mati dan infeksi bakteri penyebab jerawat. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko timbulnya jerawat dan membuat seseorang lebih rentan terhadap jerawat. Berikut adalah beberapa faktor penyebab timbulnya jerawat.

Ketidakseimbangan hormon

Salah satu faktor penyebab jerawat adalah ketidakseimbangan hormon. Hormon penyebab jerawat tidak stabil biasanya karena produksi hormon androgenik yang berlebihan di dalam tubuh. Selama masa pubertas, anak laki-laki dan perempuan menghasilkan lebih banyak androgen.

Akibatnya, kelenjar sebaceous menghasilkan lebih banyak minyak alami, yang menyumbat pori-pori. Selain itu, ketidakseimbangan hormon pada wanita dewasa dapat terjadi saat menstruasi, menopause, kehamilan atau kondisi medis tertentu seperti PCOS (polycystic ovarian syndrome).

Mengalami Stres

Penyebab tumbuhnya jerawat sering dikaitkan dengan stres. Pada dasarnya, hubungan antara stres dan jerawat membutuhkan penelitian lebih lanjut. Studi tersebut menyatakan bahwa efek stres tidak dapat mempengaruhi produksi lemak berlebih di kulit. Meski tidak ada kaitan ilmiah, kondisi mental ini bisa memperburuk kondisi jerawat yang ada.

Penyebab jerawat juga bisa dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturunan. Jika salah satu orang tua atau anggota keluarga Anda rentan terhadap jerawat, kemungkinan Anda juga rentan terhadap jerawat. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa peluang seseorang terkena jerawat lebih tinggi ketika kedua orang tuanya mudah berjerawat.

Advertisements

Efek Samping Obat Tertentu

Penyebab lain dari jerawat adalah efek samping dari obat-obatan tertentu. Beberapa jenis obat yang dapat menyebabkan jerawat adalah steroid, lithium (obat yang digunakan untuk depresi dan gangguan bipolar), dan beberapa obat untuk epilepsi. Tergantung pada jenis obat yang digunakan, pil KB dapat menyebabkan jerawat pada beberapa wanita. Ini termasuk penggunaan kontrasepsi suntik, dan IUD juga dapat menyebabkan jerawat.

See also  Tips Memilih Make up Dan Skincare Untuk Kulit Berjerawat

Kebiasaan yang Menyebabkan Jerawat?

Selain penyebab jerawat dan berbagai risikonya, ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa menyebabkan jerawat, meskipun Cavaners sedang mengonsumsi obat jerawat. Berikut beberapa kebiasaan yang menyebabkan jerawat.

Terlalu sering cuci muka

Salah satu kebiasaan yang menyebabkan jerawat adalah terlalu sering mencuci muka. Banyak orang berpikir bahwa semakin sering mencuci muka, semakin bersih kulitnya, yang berarti jerawat dapat dicegah. Faktanya, mencuci muka terlalu sering dapat menghilangkan minyak alami kulit. Akibatnya, kelenjar sebaceous menghasilkan lebih banyak minyak. Kondisi ini dapat meningkatkan faktor risiko tumbuhnya jerawat.

Menyentuh dan memencet jerawat

Kebanyakan orang mungkin berpikir bahwa memencet jerawat adalah cara cepat menghilangkan jerawat. Sayangnya, langkah ini justru menjadi bagian dari kebiasaan penyebab jerawat. Karena jerawat bisa menjadi lebih meradang, menyebabkan jaringan parut terbentuk. Alih-alih menghilangkan jerawat, Cavaners mungkin menemukan jerawat lain di kemudian hari. Juga, bekas jerawat sulit dihilangkan jika Cavaners mematahkan atau merobeknya.

Jarang membersihkan ponsel

Ponsel atau handphone yang sering Cavaners gunakan bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat. Ponsel adalah tempat berkembang biaknya bakteri dan kuman. Jadi jika Cavaners sering menggunakan ponsel, bakteri dan kuman dapat berpindah dari permukaan layar ponsel ke area wajah dan menyebabkan tumbuhnya jerawat, terutama jerawat di pipi.

Advertisements

Penggunaan produk rambut tertentu.

Produk penataan rambut tertentu seperti lipstik, minyak rambut, dan gel rambut bisa menjadi penyebab jerawat di dahi. Ini karena bahan yang berbeda dalam produk pembaruan rambut dapat menyumbat pori-pori, yang dapat menyebabkan jerawat.

Penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat

Penyebab jerawat juga bisa karena penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat. Misalnya mengandung minyak. Akibatnya, pori-pori kulit cenderung tersumbat, menyebabkan peradangan yang berujung pada jerawat. Sebaiknya, gunakan produk perawatan kulit yang bebas minyak dan tidak menyebabkan jerawat atau cenderung menyumbat pori-pori, sehingga jerawat tidak mudah berkembang. Ini juga berlaku untuk penggunaan kosmetik.

See also  Tips Memilih Pelembab Untuk Kulit Berjerawat

Penggunaan Barang Pribadi Tertentu

Selain ponsel, penggunaan barang-barang pribadi tertentu sehari-hari juga dapat meningkatkan pemicu jerawat. Menggunakan barang-barang ini dapat memberikan tekanan dan gesekan antara kulit dan menyebabkan jerawat. Beberapa barang yang menyebabkan jerawat adalah topi, ikat kepala, masker, dan tas ransel.

Advertisements

Makan makanan tertentu

Dipercaya bahwa penyebab jerawat adalah jenis makanan tertentu. Oleh karena itu, dianjurkan untuk membatasi konsumsi makanan manis dan olahan seperti kue kering, kue manis, roti tawar, pasta, dan keripik kentang. Cavaners juga harus membatasi asupan produk susu olahan karena mereka juga diyakini berkontribusi terhadap jerawat.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk benar-benar membuktikan penyebab jerawat dari makan makanan yang berbeda ini.

SUMBER:

  • penyebab jerawat di pipi
  • penyebab jerawat di wajah
  • cara mencegah timbulnya jerawat
  • penyebab jerawat di jidat
  • penyebab timbulnya jerawat menurut islam
  • ciri jerawat begadang
  • 5 penyebab jerawat
  • makanan penyebab timbulnya jerawat
Advertisements
spot_img

Reviews

Related Articles