fbpx
Sunday, June 26, 2022

If you visit our website outside our country, please use the translate button in the top menu

Parabens Zat Dalam Kosmetik, Apakah Berbahaya?

Parabens Zat Dalam Kosmetik, Apakah Berbahaya?
Parabens Zat Dalam Kosmetik, Apakah Berbahaya? 3

Paraben tengah jadi poin hangat yang diperbincangkan di dunia kecantikan serta kesehatan beberapa tahun terakhir ini. Banyak orang yang berpikiran kalau kandungannya bisa memberikan dampak yang beresiko buat kesehatan. Lalu, gimana dengan kenyataannya?

Advertisements

Apa itu paraben?

Paraben merupakan sekelompok zat kimia yang dipakai selaku pengawet dalam produk kosmetik serta farmasi. Tujuan dari penambahannya ialah untuk membantu menghindari keluarnya jamur serta kuman dan melindungi kualitas produk.

Dalam sebutan kimia, paraben diketahui dengan julukan para- hydroxbenzoate. Kategori yang sangat kerap dipakai pada produk kosmetik yaitu methylparaben, propylparaben, dan butylparaben.

Banyak produk perawatan yang berparaben, di antara lain ialah shampoo, gel cukur, pelumas, farmasi, riasan wajah, losion serta pasta gigi. Zat ini dapat diserap lewat kulit serta juga dapat masuk ke dalam tubuh ketika Anda komsumsi obat- obatan ataupun santapan serta minuman yang mempunyai kandungannya. Paraben yang masuk bisa dikeluarkan kembali oleh badan dengan cepat.

Kesalahpahaman pada paraben

Zat ini dahulunya diduga sebagai agen xenoestrogent, zat yang bentuk kimianya mendekati dengan estrogen. Estrogen sering dikaitkan dengan terbentuknya duplikasi sel kanker ataupun non- kanker dalam payudara. Dari data itu, produk berparaben dianggap bisa meningkatkan resiko kepada kanker payudara. Tidak cuma itu, zat ini pula diyakini bisa memunculkan respon alergi, aktifitas estrogenik, dan kepekaan kepada paparan mentari.

Advertisements


Setelah itu, pada tahun 2004 peneliti dari Inggris Philippa Dabre, Ph. D menciptakan terdapatnya paraben pada tumor payudara yang beresiko. Dari riset itu, tim peneliti menganjurkan untuk membatasi pemakaian zat ini dalam kosmetik.
Kabar ini pun sampai ke telinga pengguna.

Akhirnya, pemasaran kosmetik mengalami penurunan serta perusahaannya hadapi kerugian. Alhasil, mereka juga akhirnya mulai memproduksi kosmetik organik yang bebas dari para- hydroxbenzoate. Tetapi, sampai saat ini, tidak terdapat riset yang benar- benar meyakinkan kalau zat ini secara langsung bisa menimbulkan kanker serta penyakit yang lain.

See also  Apa yang Dimaksud Kutil Kelamin? Inilah Cara Penularan dan Pengobatannya!
Parabens Zat Dalam Kosmetik, Apakah Berbahaya?
Parabens Zat Dalam Kosmetik, Apakah Berbahaya? 4

Apakah paraben dalam kosmetik wajib dihindari?

Pastinya, sesuatu yang berlebihan tidak bagus serta bisa membahayakan tubuh. Tetapi, jumlah paraben yang sedikit pada produk Anda tidak akan mengganggu kesehatan Anda. Pada tahun 1984, organisasi Cosmetic Ingredient Review melaporkan kalau paraben ialah kandungan yang aman dipakai dalam produk kosmetik.

Tetapi, setelah riset pada tahun 2004, Cosmetic Ingredient Review melaksanakan riset sekali lagi di tahun 2005 guna membuktikan dampaknya pada kesehatan. Banyak riset pada anak serta wanita yang menemukan kalau kandungan paraben yang sangat sedikit pada produk tidak menimbulkan kanker ataupun membahayakan kesehatan Anda.

Zat ini dapat terserap ke dalam badan dalam 2 metode, yaitu lewat kulit serta lewat mulut. Kosmetik, produk kecantikan, dan perawatan memiliki paraben yang merambah tubuh lewat kulit. Setelah itu, paraben termetabolisme sempurna saat sebelum masuk ke sistem penyebaran serta dikeluarkan lewat kemih. Kesimpulannya adalah, tidak mungkin kalau zat dalam takaran kecil di produk perawatan kulit bisa menimbulkan kanker.

Advertisements

Apakah produk berparaben secara resmi dianggap aman ataupun tidak?

Banyak organisasi global yang sudah mempelajari dampak zat ini kepada kulit. Di Amerika Serikat, American Cancer Society serta FDA sudah melihat paraben dari sudut pCavanersng penelitian serta penyembuhan.

Mereka melaporkan kalau kosmetik yang berparaben tidak akan mengganggu kesehatan ataupun menimbulkan kanker payudara. Anda tidak perlu khawatir kepada zat ini pada produk perawatan. Organisasi lain, Health Canada, FDA di Kanada juga melaporkan kalau belum ditemuinya fakta hubungan antara paraben dan kanker payudara.

Kosmetik yang berparaben tidak saja membahayakan konsumen seperti yang selama ini diyakini. Produk yang memiliki isi organik pula memiliki zat kimia satu ini. Makanan serupa kacang kedelai, kacang- kacangan, flax, buah- buahan, bluberi, wortel serta ketimun pula menghasilkan paraben. Tetapi tidak perlu takut kepada zat kimia ini. Paraben cumalah zat kimia biasa yang ditemui pada kosmetik tanpa bahaya kesehatan semacam yang sepanjang ini disebutkan.

See also  Waspadai!! Penyakit Chlamydia Penyakit kelamin ini sering menyerang wanita

Jadi, Anda tak perlu begitu takut akan penggunaannya dalam produk kecantikan. Cuma saja, Anda tetap wajib berjaga- jaga, karena pemakaian produk berparaben pada banyak orang yang berkulit sensitif dapat saja mengalami tanda- tanda iritasi semacam gatal- gatal ataupun kemerahan. Apabila perihal ini terjalin, lebih bagus hentikan pemakaian atau mendatangi dokter kulit.

Advertisements
spot_img

Reviews

Related Articles