fbpx
Tuesday, May 24, 2022

Tips Memilih Skincare, Pahami Kandungannya Agar Tidak Merusak Kulit Wajah

Tips Memilih Skincare, Pahami Kandungannya Agar Tidak Merusak Kulit Wajah
Tips Memilih Skincare, Pahami Kandungannya Agar Tidak Merusak Kulit Wajah 3

Cavana Skin Tips Memilih Skincare – Hal paling utama saat memilih skincare adalah sebaiknya perhatikan kandungannya terlebih dahulu. Karena ada beberapa kandungan skincare yang memiliki dampak buruk untuk wajah. Jika salah memilih produk, bukannya mendapatkan wajah glowing, tapi Cavaners justru mendapatkan masalah-masalah baru pada wajah.
Jadi sebaiknya sebelum memilih skincare, pastikan tidak terdapat bahan-bahan yang berbahaya. Lantas apa saja ya bahan berbahaya dalam skincare yang perlu dihindari?

Berikut Bahan Berbahaya Dalam Skincare Yang Perlu Dihindari

Parabens

Parabens sangat umum digunakan untuk produk kecantikan seperti makeup hingga skincare. Menurut Food and Drug Administration (FDA), kandungan ini masih ada kaitannya dengan kanker payudara, kulit, reproduksi hingga sistem endokrin. Selain itu, produk parabens juga mempunyai efek turunan yang menimbulkan efek negatif.

Efek-efek yang paling umum terjadi adalah kanker payudara dan penurunan jumlah sperma pada laki-laki. Selain itu, parabens juga bisa menimbulkan alergi, dermatitis dan kemerahan pada kulit. Parabens biasanya paling sering ditemukan pada produk face cleanser, body wash, body lotion, foundation dan sampo.

Phthalates

Phthalates merupakan bahan kimia yang sering digunakan untuk melembutkan dan meningkatkan fleksibilitas plastik dalam kosmetik. Hal ini bertujuan untuk membantu produk lebih cepat menempel pada kulit. Kandungan ini sangat berbahaya bagi anak-anak dan bisa menyebabkan cacat lahir.

Selain itu, kandungan phthalates dalam skincare juga bisa menyebabkan terjadinya gangguan endokrin. Phthalates biasanya paling sering terkandung dalam deodoran, lotion dan hair spray.

Phenoxyethanol

Phenoxyethanol adalah zat antiseptik yang sering ditemui pada berbagai macam kosmetik. Kandungan yang satu ini memiliki fungsi yang hampir sama dengan parabens, yaitu sebagai bahan pengawet. Sehingga, jika kulit terpapar zat ini terlalu banyak, akan berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Selain itu, kandungan phenoxyethanol juga bisa menyebabkan reaksi alergi pada kulit wajah.

See also  Bagaimana Penyakit Kelamin Bisa Menular? Simak Penjelasannya Dibawah Ini!

Fragrance

Fragrance atau parfum pada skincare sebaiknya dihindari. Justru dalam pemakaian skincare, usahakan untuk memilih produk fragrance fee. Karena bahan ini juga memiliki efek negatif untuk tubuh. Fragrance bisa menyebabkan sakit kepala, alergi, asma, gangguan pernapasan hingga merusak sistem reproduksi. Parahnya lagi, kandungan ini bisa meningkatkan risiko terkena kanker.

Advertisements

Fragrance mengandung bahan yang dapat mengganggu produksi androgen, memengaruhi kesimbangan hormon pada perempuan, gangguan metabolisme serta resistensi insulin. Produk-produk yang mengandung fragrance biasanya produk moisturizer, hand cream dan beberapa produk perawatan rambut.

Sodium lauryl sulfate

Meski terdengar asing, sodium lauryl sulfate merupakan kandungan yang paling banyak dijumpai pada produk sehari-hari. Produk yang mengandung sodium lauryl sulfate seperti sampo, sabun mandi, obat kumur, alas bedak dan sabun muka. Dilansir dari Hello Glow, kandungan ini dapat menyebabkan iritasi kulit, sariawan, gangguan keseimbangan minyak alami kulit hingga kerusakan mata. Kandungan ini pun dapat memicu timbulnya jerawat di sekitar mulut dan dagu.

Selain itu, kandungan sodium lauryl sulfate juga dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan, kering, mengelupas dan menjadi sensitif. Produk yang mengandung sodium lauryl sulfate biasanya memiliki busa lebih banyak. Sehingga ada baiknya jika menghindari penggunaan produk yang mengandung bahan ini.

Retinol

Retinol merupakan bahan turunan vitamin A. Bahan ini biasanya digunakan untuk produk anti-aging dan berfungsi untuk mencegah kerutan dan tanda-tandapenuaan lainnya. Selain itu, retinol paling sering ditemukan pada produk pelembap, produk bibir dan tabir surya.

Bahan ini bersifat karsinogenik di bawah sinar matahari yang menyebabkan kulit mudah mengelupas dan menjadi sangat kering. Selain itu, menurut studi yang dilakukan pada tikus percobaan, retinol dapat mempercepat pertumbuhan kanker kulit. Namun, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa hal tersebut juga berlaku pada manusia.

See also  Cara Mudah Memutihkan Ketiak Hitam Dengan Bahan Alami

Toluene

Toluene merupakan bahan kimia yang biasa digunakan untuk cat kuku dan pewarna rambut. Toluene dapat menjadi racun bagi sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan cacat lahir. Karena kandungan ini adalah pelarut petrokimia yang mudah menguap. Selain itu, jika Cavaners hamil, hindari penggunaan toluene yang terdapat dalam cat kuku.

BHT

Masih ada lagi nih bahan berbahaya yang perlu Cavaners hindari saat membeli skincare. Bahan selanjutnya yaitu BHT yang merupakan antioksidan sintetis. Kandungan BHT pada skincare dapat menyebabkan gangguan hormon dan kerusakan hati.

Jika fungsi utama hati tidak berfungsi dengan normal, makan organ-organ lain pun menjadi ikut terganggu. Kandungan BHT biasanya paling sering ditemukan pada lipstik, moisturizer dan diaper cream.

Tips Memilih Skincare, Pahami Kandungannya Agar Tidak Merusak Kulit Wajah
Tips Memilih Skincare, Pahami Kandungannya Agar Tidak Merusak Kulit Wajah 4

Polyethylene Glycol (PEG)

Kandungan Polyethylene Glycol (PEG) paling sering digunakan untuk jenis kosmetik kental seperti lotion, sampo dan tabir surya. PEG biasanya terkontaminasi dengan ethylene oxide atau yang biasa disebut karsinogen dan 1,4-Dioxane. Perpaduan kandungan-kandungan inilah yang dapat menyebabkan masalah pernapasan.

Propylene Glycol

Selain PEG, propylene glycol juga menjadi salah satu kandung skincare yang harus dihindari. Bahan kimia ini merupakan turunan dari petroleum. Biasanya kandungan ini paling sering ditemukan pada produk lipstik, sampo dan skincare. Penggunaan kandungan Propylene Glycol yang berlebihan dapat menyebabkan kemerahan pada kulit. Selain itu, zat ini juga termasuk dalam kategori irritant atau zat yang bisa membuat kulit iritasi.

Formaldehyde

Formaldehyde digunakan pada produk kosmetik dan skincare untuk bahan pengawet. Kandungan ini sangat erat juga kaitannya dengan penyakit asma. Turunan dari formaldehyde dan juga harus dihindari adalah quaternium-15, DMDM hydantoin dan imidazolidinyl urea. Kandungan formaldehyde biasanya terdapat pada produk sampo, body wash dan bubble bath.

See also  8 Cara Menyembuhkan Sariawan Dengan Cepat

Oxybenzone

Bagi Cavaners yang sering menggunakan sunscreen, apa Cavaners sadar kalau di dalamnya mengandung oxybenzone yang berbahaya? Oxybenzone merupakan bahan kimia yang berisiko tinggi. Menurut beberapa studi, 56 persen dari sunscreen mengandung bahan kimia ini. Kandungan ini dapat menyebabkan gangguan sistem hormon dan meningkatkan risiko terkena kanker kulit.

Triclosan

Kandungan triclosan paling banyak dijumpai pada deodoran, sabun antibakteri dan pasta gigi. Meski bersifat antibakteri, bahan ini justru membuat bakteri lebih kuat dan tahan lama menurut penelitian dari Washington University. Akibatnya, tubuh akan mengalami gangguan hormonal, resistensi bakteri, gangguan fungsi otot dan kekebalan tubuh, hingga meningkatnya alergi.

Nah, itu tadi beberapa kandungan dalam skincare yang perlu Cavaners hindari. Efek yang ditimbulkan pun bisa jadi karena kondisi kulit Cavaners. Sehingga, ada baiknya jika Cavaners lebih memilih menggunakan bahan-bahan alami sebagai pengganti skincare yang mengandung bahan-bahan tersebut.

Reviews

Related Articles