Tuesday, June 28, 2022

If you visit our website outside our country, please use the translate button in the top menu

Mengatasi Anak Nakal Tanpa Harus Memarahi

Mengatasi Anak Nakal Tanpa Harus Memarahi
Mengatasi Anak Nakal Tanpa Harus Memarahi 3

Mengatasi Anak Nakal tidak boleh gunakan emosi ya, bun. Apa saja kenakalan yang dibikin oleh anak, sebaiknya harus diberi arahan yang tepat.

Advertisements

Bunda harus menghindar dari perlakuan memarahi atau lakukan kekerasan berbentuk apa saja, apa lagi jika lakukan ini di muka umum.

Bukannya akan membuat sikap si Kecil makin baik dan mengikuti ketentuan yang Bunda beri, ini malah akan membuat dirinya kecewa karena dipermalukan di depan banyak orang atau bahkan juga bisa saja menjadi trauma lho bun.

Langkah mendidik anak dengan membentak, memarahi atau lakukan suatu hal yang kasar itu benar-benar salah ya bun.

Semestinya Bunda harus dapat memperlihatkan sikap yang halus di muka pada si kecil. Mulai dengan suara halus, tanpa memarahi.

Advertisements

Usahakanlah untuk memberi tahu secara lembut karena anak-anak tidak suka suatu hal yang kasar.

Bunda bisa juga mengajari si Kecil untuk meminta maaf jika memang dianya sendiri lakukan kekeliruan.

Dengan berlaku halus, si Kecil akan berasa jika Bunda mengasihi dianya sendiri. Perlahan-lahan si Kecil akan mengetahui jika apa yang sudah dilakukan dirinya itu tidak bagus.

Beri sanjungan saat melakukan tindakan baik

Sebuah sanjungan itu bukan sekedar kalimat lho, Bun.

Saat si Kecil sukses lakukan suatu hal yang sesuai dengan Bunda harapkan, tidak ada salahnya jika Bunda memuji untuknya ya. Pujilah jika memang apa yang dilakukan itu baik.

Advertisements

Si Kecil itu sama dengan orang dewasa, seorang yang dipuji pasti ada hati tersanjung. Dengan demikian, si Kecil terus akan lakukan beberapa hal yang bagus supaya Bunda selalu memuji atas perbuatannya.

See also  Perkembangan Anak Telat ? Jangan Takut Ini Alasanya

Rutinitas beri pujian yang Bunda kerjakan ke si Kecil, perlahan-lahan akan membuat dirinya mengurangi sikap nakalnya nih.

Dari sekadar kalimat sanjungan rupanya dapat berpengaruh baik ke sikap si Kecil ya, Bunda .

Mengatasi Anak Nakal Tanpa Harus Memarahi
Mengatasi Anak Nakal Tanpa Harus Memarahi 4

Memberi contoh

Sebagai orang-tua, Mama harus dapat memberi contoh yang bagus untuk diikuti si Kecil. Ditambah lagi bisa disebut jika orang-tua ialah sekolah pertama untuk si Kecil.

Tetapi tidak hanya Bunda saja nih yang berperanan dalam membuat sikap anak, semua anggota dalam keluarga harus juga dapat memberikan contoh yang baik ya.

Advertisements

Upayakan jangan pernah perlakuan kurang terpuji yang sudah dilakukan beberapa orang di rumah, malah diikuti si Kecil. Bunda janganlah lupa ya jika anak-anak itu peniru yang bagus.

Supaya si Kecil dapat memperlihatkan sikap yang bagus, Bunda harus juga turut berperan dalam prosesnya ya.

Si Kecil tidak dapat lakukan ini sendiri. Usahakanlah supaya anak tidak mengikuti contoh yang keliru ya, Bun.

Advertisements

Mengaplikasikan sistem penghargaan and punishment

Saat si Kecil telah betul-betul susah untuk ditata dan terus berlaku nakal, kelihatannya Bunda harus mulai mengaplikasikan mekanisme penghargaan and punishment nih.

Bunda harus dapat membuat ketentuan yang tegas untuk batasi sikap si Kecil, maksudnya supaya si Kecil melatih sikap disiplin diri dan rasa bertanggung-jawab dengan yang telah dilakukan.

Mengaplikasikan sistem penghargaan and punishment ini dapat Bunda kerjakan secara variasi sanksi yang dapat dibicarakan lebih dulu dengan pasangan.

Ancaman yang diberi dapat benar-benar tegas, fleksibel bahkan juga lebih rileks bila kekeliruan si Kecil tidak begitu kronis.

Walau sistem penghargaan and punishment dapat cukup baik dalam menolong personalitas si Kecil jadi lebih baik.

See also  Cara Mendidik Anak Yang Tepat, Bunda Sudah Coba ?

Bunda harus dapat menghindari bentuk ancaman berbentuk kekerasan ya, entahlah itu kontak fisik atau verbal.

Karena ada penghargaan and punishment di rumah, Bunda menjadi lebih gampang dalam mengatur sikap jelek sang Kecil.

Advertisements

Berlaku stabil

Tanpa diakui, si Kecil itu selalu menyaksikan dan mengikuti semua sikap yang Bunda perlihatkan lho.

Karena itu Bunda harus dapat konsisten dengan yang ditampilkan ke si Kecil ya.

Tidak boleh jadi individu yang berkesan plin-plan saat bersikap.

Beberapa orang-tua kadang senang memberi toleran saat si Kecil lakukan kekeliruan yang bisa disebutkan lumrah.

Walau sebenarnya toleran yang berlebihan akan membuat si Kecil lebih susah ditata.

Advertisements

Dianya seolah berasa bebas dalam melanggur ketentuan yang ada.

Jika Bunda tidak mau ini terjadi pada si Kecil berarti harus dapat berlaku konsisten saat membuat ketentuan ya.

Ketentuan yang tegas malah akan membuat si Kecil berasa enggan dan tidak berani menyalahi.

Upayakan jika ketentuan yang dibikin telah berjalan apa adanya di setiap waktu, janganlah sampai ketentuan ini sewaktu-waktu lenyap.

Pokoknya harus dapat berlaku konsisten ya, Bunda .

Advertisements
Advertisements
spot_img

Reviews

Related Articles