fbpx
Monday, June 27, 2022

If you visit our website outside our country, please use the translate button in the top menu

Selain Lapar, Ternyata Ini Alasan Bayi Sering Menangis Orang Tua Wajib Tau !!

Selain Lapar, Ternyata Ini Alasan Bayi Sering Menangis Orang Tua Wajib Tau !!
Selain Lapar, Ternyata Ini Alasan Bayi Sering Menangis Orang Tua Wajib Tau !! 4

Bayi kecil tidak pandai berbicara. Mereka hanya mampu mengungkapkan berbagai perasaan mereka melalui satu cara saja yaitu menangis. Orang tua sering kesal saat bayinya menangis, terutama mereka yang baru mengenal cahayamata.

Advertisements

Namun, mereka yang sudah berpengalaman tidak terkecuali karena setiap bayi berbeda. Siapa yang tidak khawatir jika bayinya menangis tanpa henti.

Benar, bayi akan menangis sebagai salah satu cara untuk berkomunikasi. Namun, hanya orang tua yang tahu betapa menyedihkannya mendengar tangisan anak yang tak henti-hentinya.

Terkadang situasi bisa menjadi sangat tegang sehingga menyebabkan orang tua menjadi marah dan kehilangan kendali. Ibu yang berpengalaman biasanya akan memahami gaya menangis bayi yang lapar. Hal itu bisa dikenali dari gaya menghisap atau meregangkan tubuhnya.

Penyebab tangisan yang tidak diketahui akan membuat situasi menjadi lebih sulit. Mari kita lihat beberapa hal yang biasanya menyebabkan bayi menangis selain lapar.

Advertisements

Berikut 9 alasan bayi menangis yang perlu dipahami orang tua.

Selain Lapar, Ternyata Ini Alasan Bayi Sering Menangis Orang Tua Wajib Tau !!
Selain Lapar, Ternyata Ini Alasan Bayi Sering Menangis Orang Tua Wajib Tau !! 5

Perut Kembung

Perut kembung terjadi karena beberapa hal. Diantaranya adalah nutrisi ibu menyusui. Makanan dan minuman seperti es, minuman bersoda, semangka, mangga, dan beberapa sayuran tidak dianjurkan untuk ibu menyusui karena dapat menyebabkan perut bayi kembung. Usap tubuh bayi secara rutin dengan baby oil agar bayi merasa nyaman di area seperti perut, telapak kaki, betis, punggung, dahi, dan dada. Mengenakan kaus kaki dan bubuk mesiu juga dapat membantu.

Popok Basah

Bayi yang merasa tidak nyaman karena popoknya penuh juga akan menangis sebagai cara untuk memberitahu ibu untuk mengganti popoknya. Segera ganti popok bayi jika sudah penuh. Periksa juga ruam popok jika ada. Bayi juga mungkin mengalami gatal-gatal di punggung karena ruam popok. Sebaiknya popok bayi diganti secara teratur untuk mencegah ruam popok dan oleskan krim ruam popok atau obat-obatan terkait setiap kali Anda mengganti popok.

Ngantuk dan Lelah

Seperti halnya orang dewasa, bayi akan menjadi gelisah jika mengantuk. Beberapa bayi tidak mudah tertidur bahkan setelah disusui karena perlu disusui terlebih dahulu. Beberapa ibu berpikir bahwa bayi yang lelah perlu ditidurkan. Belum tentu. Terkadang mereka hanya menginginkan situasi yang tenang. Jika dalam perjalanan jauh, seringlah berhenti di tempat perhentian atau di area yang cocok. Saat berada di dalam mobil juga, dukung bayi sesekali untuk melihat-lihat dari dalam mobil karena mungkin saja bayi lelah berbaring atau duduk.

See also  Perkembangan Anak Telat ? Jangan Takut Ini Alasanya

Suhu Terlalu panas atau Dingin

Kondisi suhu adalah alasan lain bayi menangis. Karena tidak pandai mengeluh, bayi akan menangis jika merasa terlalu kedinginan atau kepanasan. Perhatikan cuaca dan suhu di tempat berada ya Bun. Jika cuaca agak dingin, kenakan pakaian bayi yang agak tebal beserta topi, sarung tangan, dan kaus kaki.

Kenakan pakaian tipis atau hangat seperti singlet dan kemeja berlubang selama kondisi cuaca panas. Jika di rumah, pasang kipas angin atau AC pada suhu sedang agar bayi tetap nyaman.

Advertisements

Sembelit

Bayi rentan terhadap sembelit bahkan jika beberapa disusui. Ini karena sistem pencernaan mereka sangat sensitif dan terkadang tidak bisa merespon dengan baik makanan tertentu. Cobalah merendam perut, pijat dengan minyak aromaterapi, atau gosok dengan lembut untuk membantu menenangkannya.

Ingin Tumbuh gigi

Fase tumbuh gigi atau ‘teething’ adalah fase yang agak menyakitkan ketika gigi pertama menembus gusi. Terkadang merasa tidak nyaman dan ‘gatal’ inilah yang menjadi penyebab bayi menangis. Jadi, coba beri mereka seteguk sesuatu yang keren seperti buah atau ‘teether’.

Reaksi Terhadap Lingkungan Baru

Di antara alasan bayi menangis adalah ketika mereka merasa tidak nyaman atau ‘takut’ dengan situasi baru. Mungkin beberapa minggu pertama mereka akan menangis dan perlu waktu untuk merasa cocok dengan pengasuh baru. Meski ada bayi yang heboh, namun ada juga yang merasa sedih saat dikelilingi banyak orang.

Bosan

Mereka ingin bermain dan bosan jika dibiarkan sendiri. Coba ajak mereka bermain sebentar dan ajari mereka menggunakan permainan agar bayi bisa bermain sendiri nantinya.

Sensitif

Terkadang kita tidak memperhatikan nada bicara kita kepada bayi saat mereka menangis. Bayi sebenarnya sangat sensitif dan dapat mengidentifikasi kemarahan Bunda lho, walaupun tidak mengerti kata yang diucapkan. Jadi banyak tenang dan cobalah bergiliran dengan suami atau pengasuh ya bun, untuk menjaga emosi bunda terkendali ketika mencoba menenangkan bayi.

Advertisements
See also  Cara Mendidik Anak Yang Tepat, Bunda Sudah Coba ?

Setiap bayi Berbeda

Orang tua perlu belajar bagaimana mengidentifikasi penyebab tangisan bayi dan mengatasinya. Pengalaman menghadapi tangisan bayi akan mengajarkan ibu untuk lebih sabar dan mandiri. Akhirnya rasa panik akan teratasi. Perlu diingat bahwa bayi masih kecil dan belum pandai mengeluh. Oleh karena itu, kita sebagai orang dewasa perlu untuk selalu tenang dan berusaha belajar memahami kebutuhannya.

Selain Lapar, Ternyata Ini Alasan Bayi Sering Menangis Orang Tua Wajib Tau !!
Selain Lapar, Ternyata Ini Alasan Bayi Sering Menangis Orang Tua Wajib Tau !! 6

10 Tanda Bayi Tumbuh Gigi

Rata-rata, bayi akan mulai tumbuh gigi pertamanya sekitar usia 6 bulan. Ada yang lebih awal, ada yang lambat. Itu normal. Namun, gejalanya dapat terjadi lebih awal dan bayi akan mulai menunjukkan tanda-tanda kegelisahan. Setelah munculnya gigi pertama, proses ini diulangi selama periode waktu tertentu sampai bayi memiliki 20 set gigi lengkap sekitar usia sekitar 3 tahun.

Berikut 10 tanda bayi tumbuh gigi yang bisa diperhatikan. Jika mereka tahu sebelumnya, orang tua dapat melakukan sesuatu untuk membantu mereka merasa lega.

Advertisements

Suka Menggigit

Salah satu tanda bayi tumbuh gigi yang paling terlihat adalah sifatnya yang suka menggigit mainan atau apapun yang ditemukan. Pasalnya, menggigit bisa meredakan gusi dan membuat gusi yang sakit mati rasa.

Air Liur

Lebih banyak air liur atau air liur akan diproduksi untuk melembabkan gusi bayi yang lembut. Gejala-gejala ini dapat terjadi beberapa bulan sebelumnya sebelum gigi bayi dalam proses mendorong permukaan gusi.

Sering Memasukan Jari Ke Mulut

Sama seperti proses menggigit, tindakan memasukkan jari dan menekan gusi adalah salah satu tanda bayi tumbuh gigi. Mungkin mereka lebih nyaman menggunakan tangan sendiri daripada mainan atau benda keras.

Tarik Telinga

Terkadang, rasa sakit yang dialami bayi saat tumbuh gigi bisa menjalar ke telinga atau pipi, terutama gigi belakang.

See also  Mencermati Pendidikan Anak Usia Dini, “Play Group yang semakin menjamur”.

Ruam Wajah

Akibat air liur yang menetes, beberapa bayi akan mulai mengalami ruam karena kulitnya yang sensitif. Jadi, biasakan menyeka air liur bayi untuk mengurangi iritasi ini.

Sering Menangis

Sebagai orang dewasa, kita mungkin telah melupakan betapa menyakitkannya ketika gigi tajam ingin menembus permukaan gusi. Oleh karena itu, tidak heran jika kebanyakan bayi akan menangis dan merengek saat proses tumbuh gigi karena rasa sakit dan ketidaknyamanan. Beberapa akan merengek selama beberapa hari, tetapi beberapa akan terus merengek selama berminggu-minggu!

Kurang Berselera

Pada titik ini, bayi mungkin ingin digigit payudara atau puting buatan, tetapi minum lebih sedikit. Anda mungkin mengira mereka suka ‘bermain-main’, tetapi sebenarnya mereka berusaha menghilangkan rasa sakit yang mereka alami di gusi.

Advertisements

Batuk dan Muntah

Beberapa bayi mungkin merasa tidak nyaman di tenggorokan karena akumulasi air liur yang menyebabkan batuk dan muntah. Anda tidak perlu khawatir jika bayi tidak mengalami kenaikan suhu tubuh seperti demam atau pilek.

Bangun Di Malam Hari

Tanda bayi tumbuh gigi yang mungkin paling menyusahkan orang tua adalah terbangun di malam hari. Rasa sakit tidak hanya terjadi pada siang hari, tetapi juga pada malam hari. Jadi cobalah untuk membiarkan bayi beberapa saat sebelum menenangkannya. Dengan cara ini, bayi bisa belajar tidur lagi tanpa bantuan.

Diare Atau Demam

Kedua gejala ini sebenarnya terkait dengan kebiasaan bayi menelan ludah atau memasukkan barang ke dalam mulut. Akibatnya, akumulasi kotoran atau bakteri dapat menyebabkan bayi mengalami demam ringan atau diare.

Saat bayi mulai menunjukkan tanda-tanda tumbuh gigi, Bunda harus memastikan kebersihan dan lingkungan lebih terjaga. Hal ini untuk mencegah penyebaran bakteri atau kuman yang akan membuat bayi semakin tidak nyaman.

Advertisements
spot_img

Reviews

Related Articles