fbpx
Friday, May 20, 2022

Yuk bahas Apasih Itu Afasia ? Gejala, Penyebab Dan Pengobatan Afasia

Yuk bahas Apasih Itu Afasia ? Gejala, Penyebab Dan Pengobatan Afasia
Yuk bahas Apasih Itu Afasia ? Gejala, Penyebab Dan Pengobatan Afasia 2

Apasih Itu Afasia ?

Afasia adalah gangguan yang disebabkan oleh kerusakan pada area otak yang memproduksi dan memproses bahasa. Akibatnya, penderita gangguan ini mengalami kesulitan berbicara, membaca, menulis, dan memahami bahasa, sehingga sulit berkomunikasi dengan baik.

Penurunan kemampuan komunikasi ini bisa berkisar dari ringan sampai sangat parah (tidak bisa berkomunikasi sama sekali). Namun, orang biasanya kesulitan menemukan kata yang tepat dan menyusunnya menjadi kalimat yang bermakna.

Kondisi ini bisa terjadi secara tiba-tiba setelah stroke atau cedera kepala. Namun, gangguan ini juga bisa terjadi secara diam-diam karena tumor otak.

Advertisements

Penyebab afasia

Penyebab paling umum dari afasia adalah kerusakan otak akibat stroke – penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak.

Kehilangan darah di otak menyebabkan kematian sel otak atau kerusakan pada area yang mengontrol bahasa.

Kerusakan otak akibat cedera kepala berat, tumor, infeksi, atau proses degeneratif juga dapat menyebabkan afasia.

Dalam kasus ini, afasia biasanya terjadi bersamaan dengan jenis masalah kognitif lainnya, seperti: B. masalah memori atau kebingungan.

Advertisements

Afasia progresif primer adalah kesulitan bahasa yang berkembang secara bertahap. Hal ini disebabkan oleh degenerasi bertahap sel-sel otak yang terletak di jaringan bahasa.

Terkadang jenis afasia ini berkembang menjadi demensia yang lebih umum.

Terkadang episode afasia sementara dapat terjadi. Ini dapat disebabkan oleh migrain, kejang, atau serangan iskemik transien (TIA). TIA terjadi ketika aliran darah ke area otak tersumbat sementara. Orang yang pernah mengalami TIA memiliki peningkatan risiko terkena stroke dalam waktu dekat.

Afasia dapat menyebabkan banyak masalah kualitas hidup karena komunikasi adalah bagian dari kehidupan.

Jenis Jenis Afasia

Berdasarkan penyebab afasia di atas, afasia dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Afasia Wernicke
See also  Apa Gejala Penyakit Sifilis/Raja singa? Temukan Disini Jawabanya

Dengan afasia ini, penderita mengalami kesulitan memahami atau memahami kata-kata yang didengar atau dibaca.

  • Afasia Broca

Pada afasia Broca, pasien tahu apa yang ingin mereka sampaikan kepada orang lain tetapi mengalami kesulitan untuk mengungkapkannya.

  • Afasia Global

Afasia global adalah afasia yang terjadi setelah seseorang mengalami stroke. Pada umumnya penderita afasia global mengalami kesulitan, bahkan tidak mampu, untuk menulis, membaca, dan memahami bahasa orang lain.

  • Afasia progresif primer

Afasia progresif primer adalah bentuk afasia yang langka dan sulit diobati.

  • Afasia anomik

Orang dengan afasia anomia atau anomia sering mengalami kesulitan memilih dan menemukan kata yang tepat saat menulis dan berbicara.

Gejala Afasia

Afasia adalah tanda dari beberapa kondisi kesehatan lainnya, seperti: stroke atau tumor otak.

Advertisements

Gejala berikut dapat terjadi:

  • Berbicara dalam kalimat pendek atau tidak lengkap.
  • Berbicaralah dengan kalimat yang tidak masuk akal .
  • Ganti satu kata dengan yang lain atau satu suara dengan yang lain.
  • mengucapkan kata-kata yang tidak dapat dikenali.
  • Tidak mengerti apa yang orang lain katakan.
  • Tulis kalimat yang tidak dapat dipahami atau tidak masuk akal.

Diagnosa Afasia

Untuk membuat diagnosis, dokter Anda akan melakukan pemeriksaan fisik dan neurologis, termasuk memeriksa kekuatan, perasaan dan refleks Anda, mendengarkan detak jantung Anda dan pembuluh darah di leher Anda.

Untuk memastikan diagnosis, dokter juga akan melakukan tes berikut:

  • Tes pencitraan, seperti MRI dan CT scan. Tes ini dapat membantu dokter mengidentifikasi penyebab dan area otak yang rusak.
  • tes keterampilan komunikasi. Dalam pemeriksaan ini yang bersangkutan diminta untuk bercakap-cakap, menyebutkan nama benda, menjawab pertanyaan dan mengikuti petunjuk.
  • Pengobatan Afasia
  • Perawatan kondisi ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan bahasa dan mengembangkan metode komunikasi lain jika perlu. Bila kerusakan otak ringan, afasia biasanya akan hilang dengan sendirinya, namun pada kasus yang parah, perawatan afasia berikut dapat dilakukan:
See also  Gejala Wasir dan Pengobatanya

Terapi wicara dan bahasa

Bagi penderita afasia, terapi ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka berkomunikasi dengan mendapatkan kembali bicara sebanyak mungkin, mengajarkan cara mengembalikan kemampuan bahasa yang hilang, dan menemukan metode komunikasi lain.

  • Pengobatan

Jenis obat tertentu juga dapat diberikan oleh dokter untuk mengobati afasia. Obat-obatan yang biasanya diberikan adalah obat-obatan yang meningkatkan aliran darah ke otak, meningkatkan kemampuan otak untuk pulih, atau membantu mengganti bahan kimia otak yang terkuras (neurotransmitter).

Pencegahan Afasia

Afasia biasanya tidak dapat dicegah. Namun, cara terbaik untuk menghindari afasia adalah dengan mencegah penyebab kerusakan otak, seperti stroke, dan menjaga kesehatan otak sebaik mungkin dengan gaya hidup sehat.

Berikut pola hidup sehat untuk mencegah afasia:

  • Makan makanan yang sehat dan seimbang.
  • Berlatih setiap hari.
  • Pertahankan berat badan yang sehat.
  • Kurangi konsumsi alkohol.
  • Menjaga gula darah, tekanan darah dan kadar kolesterol normal.
  • Berhenti merokok.
  • Cukup tidur.
  • Baca juga: 5 makanan sehat untuk meningkatkan kinerja otak

Kapan harus ke dokter?

Karena afasia seringkali merupakan tanda dari masalah serius, seperti misalnya stroke, segera cari pertolongan medis jika Anda tiba-tiba melihat salah satu dari berikut ini:

Advertisements
  • kesulitan berbicara.
  • tidak mengerti bahasa.
  • Kesulitan mengingat kata-kata.
  • Masalah membaca atau menulis.

Reviews

Related Articles